|
Thursday, 22 July 2010 |
|
Roundtable Discussion Islamic Microfinance Bersama Prof M Abdul Manan (SEBI News). Hari Jum’at (19/7), Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI SEBI) mengadakan hajatan intelektual yang istimewa. Dengan acara yang sederhana, STEI SEBI mendatangkan Prof. Dr. Muhammad Abdul Mannan, Pakar Ekonomi Islam Internasional dan Founder Chairman, Social Investment Bank Ltd. Dhaka, Bangladesh, dalam acara Roundtable Discussion “Islamic Microfinance: The Success Factors in Poverty Alleviation Programs and Ummah’s Welfare Enhancement”.
|
|
|
Friday, 05 February 2010 |
|
JAKARTA -- Perluasan jaringan terus dilakukan oleh industri perbankan syariah. Dengan tambahan jaringan tersebut tentunya akan membuka dan memperluas kesempatan kerja. Seperti halnya Bank Syariah Mandiri (BSM) yang membutuhkan hingga 1.000 orang di tahun ini. Direktur BSM, Sugiharto mengatakan jumlah SDM tersebut diperlukan untuk ditempatkan di 100 outlet baru BSM tahun ini. |
|
|
Friday, 05 February 2010 |
|
JAKARTA--Kendala mutu dan kuantitas sumber daya manusia dalam industri syariah menuntut dibahasnya kurikulum ekonomi syariah untuk diterapkan dalam pendidikan. Padahal di sisi lain, lebih dari 100 perguruan tinggi di Tanah Air telah membuka program ekonomi syariah. Pernyataan itu dikemukakan Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah, Muliaman D Hadad. Muliaman mengatakan, |
|
|
Friday, 05 February 2010 |
|
George Soros menyebut derivatif sebagai hydrogen bombs, sedangkan Warren Buffett menjulukinya sebagai financial weapons of mass destruction. Derivatif telah menjelma menjadi bom waktu yang setiap saat bisa meledak dan menciptakan mega-catastrophic yang dapat meluluhlantakkan sistem finansial global. Hal ini disebabkan ekspansi derivatif telah menciptakan gelembung yang sangat besar dalam ekonomi dunia. |
|
|
|