Depok, 14 Juli 2026 – Program Studi Akuntansi Syariah Institut SEBI kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu bagi mahasiswa Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini merupakan bagian dari perkuliahan Akuntansi Keuangan II yang diampu oleh Ahmad Baehaqi, SEI., M.Ak., SAS.
Kuliah tamu menghadirkan praktisi sekaligus akademisi, Gustani, S.E.I., M.Ak., SAS., CertSF., ACPA., yang saat ini menjabat sebagai Manajer Senior KAP Suryadi dan Rizal. Pada kesempatan tersebut, narasumber membawakan materi "Penerapan SAK Entitas Privat", yang membahas perkembangan standar akuntansi Indonesia, perbedaan antara SAK Entitas Privat (SAK EP) dengan SAK ETAP, serta implikasi penerapannya bagi entitas bisnis di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Gustani menjelaskan bahwa hadirnya SAK Entitas Privat merupakan upaya meningkatkan kualitas pelaporan keuangan bagi entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik tanpa harus menerapkan standar yang lebih kompleks.
"Mahasiswa perlu memahami bahwa SAK Entitas Privat bukan sekadar perubahan nomenklatur dari SAK ETAP, tetapi membawa sejumlah perubahan penting dalam pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan laporan keuangan. Pemahaman terhadap standar ini akan menjadi bekal penting ketika memasuki dunia profesi akuntan maupun auditor," ujar Gustani.
Selain menjelaskan konsep dasar, narasumber juga menyampaikan berbagai contoh implementasi SAK EP pada sektor perbankan, koperasi, serta pembahasan mengenai transisi dari SAK ETAP menuju SAK Entitas Privat yang mulai berlaku efektif.
Dosen pengampu mata kuliah, Ahmad Baehaqi, SEI., M.Ak., SAS., menyampaikan bahwa kehadiran praktisi dalam proses pembelajaran merupakan bagian dari komitmen Program Studi Akuntansi Syariah Institut SEBI untuk memperkuat keterkaitan antara teori dan praktik profesional.
"Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa memperoleh perspektif praktis mengenai implementasi standar akuntansi yang saat ini berlaku. Harapannya, mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik menghadapi tantangan dunia kerja maupun sertifikasi profesi," ungkapnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penerapan SAK Entitas Privat dalam berbagai jenis entitas serta tantangan implementasinya di lapangan.
Kuliah tamu ini diikuti oleh 33 peserta, yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Institut SEBI serta dosen pendamping. Melalui kegiatan ini, Program Studi Akuntansi Syariah berharap mahasiswa semakin siap menghadapi perkembangan standar akuntansi dan mampu mengaplikasikan kompetensinya dalam dunia profesional.
